Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label puisi. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juli 2013

pergilah....

tak sengaja kau datang padaku,
kau ketuk pintu hatiku dengan gayamu,
dan...kau masuk kesana dengan celoteh liar mu....
kau masuk,dan tak mau pergi!
akupun tak ingin kau pergi!
Tinggallah lebih lama di sana...
di ruang hampa hatiku...
Sampai kau merasa jemu,
walau aku tak kan pernah jemu...

Untuk beberapa saat,hadirmu begitu bermakna,
hadirmu begitu ku puja,hadirmu begitu kudamba....
Tapi kini,hadirmu mengiris sembilu,menoreh luka menganga,
mebuat perih iga ku...
Tak sama seperti dulu...
Maafkan aku,karena telah memberikan hati ini untukmu,
maafkan aku,karena tak pernah izinkan kau pergi dari hatiku,
maafkan aku,karna aku mencintaimu,dengan hati dan segenap perasaan...
Kini,kurelakan kau pergi dari sini,
dari hati yang pernah kau ketuk,dari hati yang pernah kau singgahi,
dan dari khayal tertinggiku....
Selamat jalan...
semoga kau temukan hati yang masih utuh
untuk kau singgahi....
Biar kupunguti serpihan hati ini,
agar bisa kupastikan,tentangmu,takkan pernah hilang....

Dilema


kau selalu bangga dengan cinta yang kau punya,
tapi kau tak pernah bertanya padaku,
bahagiakah aku dengan caramu mencintaiku?

ah, kau memang tak ingin fahami itu,
bagimu, cintamu lebih berharga dari rasa dan hadirku,



28 November 2012 : 19:26

mari kita renungkan sayang,

kau selalu bilang,ingin sekali memberiku bahagia,
tapi kau selalu lupa menghapus air mataku.
kau selalu bertanya,
apakah aku masih mencintaimu?
tapi kau lupakan keberadaanku,
kau selalu menuntutku untuk buktikan cintaku,
tapi kau lupa membuat garis senyum d bibirku...
kau selalu bangga dengan hidupmu,
tapi kau lupa
ada jasad yang kehilangan hidup,ketika kau bergeming tentang hidup,


karna kau tak pernah tau,kau-lah hidup_ku





Sweet Room, 2 November 2011 pukul 5:37